Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya !

Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya !

Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya !

Perlu diketahui, keputihan sebenarnya merupakan hal yang normal. Akan tetapi, Anda tetap harus Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya ! Oleh karena itu, kenali seperti apa keputihan yang tidak normal itu dan seperti apa ciri-ciri keputihan yang berbahaya.

Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya !

Bagi seorang wanita, mengalami keputihan pada dasarnya bukan sebuah masalah tapi justru malah memberi manfaat untuk kesehatan. Sebab, keputihan normal memang merupakan proses alami pada tubuh wanita yang memiliki tujuan untuk membersihkan dan melembapkan vagina, serta membantu mencegah dan melawan infeksi. Akan tetapi, sering kali terjadi pada beberapa wanita mengalami keputihan yang tidak normal, yang mana keputihan tersebut merupakan pertanda suatu penyakit yang cukup serius dan bahkan berbahaya. Oleh karena itu, para wanita harus berhati-hati dan harus tahu seperti apa keputihan yang normal dan keputihan yang tidak normal.

Keputihan sendiri merupakan lendir yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam leher rahim dan dinding vagina. Lendir keputihah tersebut berfungsi sebagai cara alami yang dilakukan tubuh dalam upaya mencegah infeksi dan juga menjaga vagina agar tetap bersih. Hanya saja, pada kondisi tertentu, ada bahaya yang harus diwaspadai jika keputihan disertai dengan gejala lainnya.

Keputihan normal atau keputihan yang sehat pada umumnya tidak berwarna. Sekalipun berwarna, keputihan normal atau yang tergolong sehat bukanlah keputihan yang berbau busuk dan disertai gejala lain, seperti muncul gatal dan sakit di sekitar vagina.

Bahaya Keputihan Jika Disertai Gejala Lain

Jika keputihan sudah disertai dengan gejala lain, maka hal itu bisa menjadi satu pertanda bahwa ada masalah yang lebih serius terjadi pada daerah kewanitaan Anda. Beberapa gejala di bawah ini perlu Anda ketahui sebagai tanda keputihan yang berbahaya :

  • Keputihan Encer Akibat Infeksi Jamur di Vagina

Seseorang yang mengalami infeksi jamur di bagian vagina akan menimbulkan gejala seperti keluarnya keputihan encer yang tidak berbau tapi berwarna putih dan tebal. Selain keputihan, penderita juga akan mengalami iritasi dan gatal di bagian vulva (jaringan pada bagian pembukaan vagina). Vagina juga akan terasa seperti perih, terutama di saat berhubungan intim atau saat buang air kecil. Infeksi jamur juga bisa menyebabkan pembengkakan vagina, vagina terasa sakit, muncul ruam, dan kemerahaan di bagian vulva.

Infeksi jamur ini meski tidak termasuk ke dalam penyakit menular seksual, tapi penderita bisa menularkan jamur melalui kontak genital atau mulut.

  • Keputihan Berwarna Kuning atau Hijau pada Gonore

Wanita pengidap gonore biasanya akan mengalami gejala keputihan berwarna kuning atau hijau, memiliki tekstur encer, sakit di perut bagian bawah, sakit atau terasa perih saat buang air kecil, mengalami perdarahan pasca melakukan hubungan intim, dan darah menstruasi lebih banyak dari biasanya. Gonore sendiri disebabkan oleh bakteri yang disebut gonokokus atau Neisseria gonorrhoeae yang dapat menyerang bagian uretra, leher rahim, tenggorokan, mata, atau rektum. Gonore dapat terjadi pada mereka yang melakukan hubungan seks tanpa alat kontrasepsi. Baik seks anal, oral, atau menggunakan alat bantu seks yang tidak steril.

  • Keputihan Berwarna Abu-abu pada Bakteri Vaginosis

Keputihan berwarna abu-abu, hijau atau putih disertai vagina berbau amis dapat menjadi gejala adanya bakteri vaginosis. Selain itu, seseorang yang terkena bakteri vaginosis juga dapat merasakan perih saat buang air kecil, serta vagina yang terasa gatal. Kondisi ini merupakan peradangan yang terjadi karena adanya bakteri alami vagina yang tumbuh secara berlebihan. Masih diperlukan penelitian untuk mengetahui penyebabnya, meski begitu, sering menggunakan cairan pembersih organ intim atau melakukan hubungan intim yang tidak amandianggap cukup berisiko meningkatkan bakteri vaginosis.

Selain beberapa hal di atas, keputihan yang disertai gejala lainnya juga dapat terjadi pada kanker serviks dan trichomoniasis.

Jika Anda mengalami keputihan, cobalah untuk memperhatikan gejala lainnya. Meski keputihan merupakan hal wajar terjadi pada wanita, bahaya keputihan dapat mengintai jika disertai gejala lainnya. Segera konsultasikan kepada dokter agar masalah keputihan berbau dan berwarna dapat cepat teratasi. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN KEPUTIHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *