Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos?

Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos?

Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos?

Pernahkah Anda mendengar bahwa makan timun bisa menyebabkan keputihan? Lalu apakah Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos? Dalam pembahasan berikut ini akan kita cari tau kebenaran informasi tersebut, apakah itu fakta atau mitos. Mari kita simak !

Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos?

Semua wanita pasti pernah mengalami keputihan. Kondisi alami ini berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina dari iritasi dan infeksi. Keputihan bisa dialami oleh semua wanita dewasa, pun dengan ibu hamil juga bisa mengalami keputihan yang berhubungan dengan kehamilan.

Saat mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Di mana lendir tersebut diproduksi oleh kelenjar dalam vagina dan serviks, yang akan keluar dengan membawa sel-sel mati serta bakteri dari dalam vagina, sehingga vagina tetap bersih dan terjaga dari infeksi bakteri ataupun serangan bakteri lainnya.

Di masyarakat bahkan mungkin Anda juga sudah sering mendengarnya, bahwa makan timun diyakini dapat menyebabkan keputihan pada wanita. Hal itu pun membuat banyak wanita sering kali enggan atau tidak mau mengkonsumsi timun karena ketakutan akan hal tersebut. Padahal timun memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Jadi, apakah benar makan timun bisa menyebabkan keputihan?

Timun merupakan salah satu buah yang mengandung banyak vitamin A, B, C, dan juga banyak akan kandungan mineralnya. Timun memang sering kali dikaitkan dengan salah satu penyebab keputihan pada wanita. Keputihan secara alami terjadi pada saat seorang wanita yang mengalami perubahan sesuai dengan siklus menstruasi. Biasanya cairan yang keluar berupa cairan kental dan lengket pada seluruh siklus, namun lebih cair dan bening ketika terjadi ovulasi.

Baca Juga : Waspadai Jika Keputihan Disertai Gejala Lain, Pertanda Bahaya !

Keputihan dapat terjadi karena beberapa sebab. Dan dari beberapa studi keshatan yang sudah dilakukan, tidak ada satupun yang menyatakan bahwa makan timun bisa menyebabkan keputihan pada wanita. Keputihan tidak disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Jadi, kabar bahwa makan timun bisa menyebabkan keputihan itu tidak benar alias MITOS.

Pada umumnya keputihan itu normal

Keputihan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu keputihan normal dan keputihan tak normal. Apa bedanya? Keputihan normal adalah keluarnya cairan vagina yang tidak berbau, berwarna bening sampai agak keputihan dan berlendir.

Ada beberapa faktor yang masih dianggap wajar dan aman bila seorang wanita mengalami keputihan. Keputihan lebih banyak terjadi pada saat stres, kehamilan, atau aktivitas seksual.

Keputihan tak normal cukup mudah dibedakan dengan dilihat dari warna, konsistensi, volume dan bau yang tidak seperti biasanya. Selain itu, ada gejala lain yang dialami, sebelum, setelah atau bersamaan keluarnya keputihan, seperti rasa gatal pada vagina.

Keputihan tak normal biasanya disebabkan infeksi dan non-infeksi. Penyebab non-infeksi biasanya berkaitan dengan adanya benda asing seperti kontrasepsi spiral atau penyakit lain. Sedangkan penyebab infeksi meliputi infeksi bakteri, jamur, dan parasit. Tiga penyebab inilah yang sering dialami oleh wanita.

Baca Juga : Tips Mengatasi Kulit yang Gatal Tanpa Menggaruk

Namun perlu diingat, keputihan bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Keputihan tak normal yang disebabkan infeksi dapat terjadi jika Anda tidak merawat vagina Anda dengan bersih. Salah satu cara menjaga kebersihan vagina dan mencegah infeksi adalah dengan rutin mengganti celana dalam saat sudah lembap, dan membersihkan vagina dengan pembersih khusus kewanitaan yang mengandung povidone-iodine, terutama saat haid di mana vagina lebih rentan infeksi bakteri dan jamur.

Beberapa contoh penyebab keputihan dari infeksi :

  • Golongan bakteri. Gardnerella vaginalis adalah jenis bakteri anaerob yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidup.
  • Golongan jamur. Candida albicans adalah jamur yang biasanya menyerang organ tubuh yang dilapisi kulit dan dinding (mukosa). Keputihan jenis ini meningkat kasusnya pada wanita hamil.
  • Golongan parasit. Trikomonas vaginalis adalah parasit yang menyebabkan keputihan.

Jadi, Makan Timun Menyebabkan Keputihan, Fakta atau Mitos? Jawabannya adalah mitos. Karena dari semua studi kesehatan yang sudah dilakukan, tidak ada satupun yang menyatakan bahwa makan timun bisa menyebabkan keputihan.

Semoga informasi ini menjadi tambahan pengetahuan buat para pembaca, terutama para wanita.

Baca Juga : Manfaat Buah Mengkudu Untuk Miom

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN KEPUTIHAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *